"Apinya besar banget, asapnya terasa perih di mata," kata salah seorang saksi mata, Patricia saat dihubungi detikcom, Sabtu (9/5/2015).
Patricia mengaku tengah melintas di sekitar kawasan tersebut saat kebakaran terjadi. Penasaran, ia pun mendekat dan menyempatkan diri mengabadikan kobaran api tersebut melalui ponsel.
Selain Patricia, ratusan warga lain juga turut memadati kawasan itu. Mereka berkerumun tak jauh dari pasar yang telah didirikan sejak tahun 1936 itu.
Sebenarnya, kata Patiricia, polisi telah menutup jalan di depan Pasar Johar. Namun warga tetap nekat mendekat ke sekitar area kebakaran.
"Karena pada penasaran, pengin lihat dari dekat," katanya.
Saat ini kobaran api masih cukup besar. Para petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api.
(kff/rvk)











































