Gerakan #SaveSiJambulKuning, rupanya membuat sadar mantan Direktur Ditreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Kennedy. Atas kesadarannya ia merelakan kakatua jambul kuning miliknya.
Pantauan detikcom, Sabtu (9/5/2015) pukul 16.30 WIB Tim BKSDA DKI Jakarta mendatangi rumah perwira yang kini bertugas sebagai dosen PTIK di Jakarta ini. Penjemputan kakatua jambul kuning itu dipimpin langsung oleh Kasatgas Polisi Hutan, Yanang Lima. Sebagai pemilik kakatua jambul kuning, kehadiran Polisi Hutan tersebut disambut dengan tangan terbuka.
"Hayo pak sini, ini kakatua jambul kuning, namanya Pluto," ujar Kennedy yang menujukkan burung tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sudah tiga tahun. Saya sendiri tidak tahu kalau hewan ini dilindung. Awalnya saya lagi nyari cucak rowo di Pasar Pramuka. Pas lagi nyari ada yang nawarin ke saya jambul kuning ini. Begitu lihat langsung jatuh hati," papar Kennedy.
Ia memaparkan ketika gerakan #SaveSiJambulKuning mulai ramai di media sosial. Lantaran populasi yang terus kurang tiap tahun, timbul insiatif dirinya untuk mengembalikan hewan tersebut.
"Begitu tahu hewan ini dilindungi timbul kesadaran diri saya terhadap jambul kuning ramai di media sosial dan media masa #SaveSiJambulKuning, meski hobi koleksi burung saya dengan sadar menyerahkan ke pihak berwajib supaya dia bisa berkembang," paparnya.
Kennedy mengatakan awalnya ia hendak menyerahkan langsung ke posko di Gedung Mandala Wanabakti. Lantaran tidak memiliki mobil terbuka, ia pun meminta tim BKSDA untuk menjemput.
"Sebelumnya terima kasih atas kedatangan petugas untuk melayani masyarakat. Saya sendiri berharap dimulai dari diri sendiri, demi kelangsungan hidup burung ini, harus dilestarikan karena jumlahnya yang makin sedikit di alam liar. Selain itu supaya anak cucu kita bisa melihat hewan asli Indonesia ini," paparnya.
(edo/rvk)











































