"Masih diperiksa," kata Kasat Reskrim Polres Jaksel, AKBP Audie Latuheru di Mapolres Jaksel, Jl Wijaya, Kebayoran Baru, Sabtu (9/5/2015).
Pengungkapan prostitusi kelas atas diungkap polisi dengan cara memesan AA. Polisi yang memesan diwajibkan membayar DP sebesar 30 persen dari total nilai transaksi kemudian membayar lunas sebelum masuk ke kamar hotel yang selalu diminta bintang 5 oleh AA.
AA menurut Kapolres Jaksel Kombes Wahyu Hadiningrat mematok tarif mulai dari Rp 80 juta hingga Rp 200 juta untuk melayani short time yakni 3 jam. Pelanggan AA juga biasa membawa ke sejumlah negara seperti Thailand, Kuala Lumpur dan Boston, AS.
"Melayani juga tamu di luar negeri," ujar Wahyu.
Tapi Kombes Wahyu menolak merinci profesi AA. "Terkait dengan profesinya apa, kita harus jaga," sebutnya.
Sang mucikari artis AA disebut punya 200 koleksi wanita yang dijajakan ke pria kaya. RA menjajakan para wanita cantik menggunakan layanan komunikasi BlackBerry Messenger dan WhatsApp. "Menggunakan alat elektronik, BB, WA," kata Kombes Wahyu.
(fdn/ndr)











































