Sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (9/5/2015) mobil patroli milik BKSDA DKI Jakarta baru saja pulang menjemput Si Jambul Kuning milik Effendy. Dua orang petugas tampak mengangkat hewan yang semakin langka keberadaannya itu ke dalam loby gedung Mandala Wanabakti
Β
"Ini baru lagi ada warga Jakarta Timur Pak Fendy menyerahkan jambul kuning. Pemilik sudah saya ajak untuk ikut KLH tapi tidak mau," ujar Kasatgas Polhut, BKSDA DKI Jakarta, Yanang Lima di kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Jakarta Selatan, Sabtu (9/5/2015).
Yanang mengatakan, pemilik burung sadar kalau kandang besi bukan habitatnya. Oleh karena itu sekitar pukul 09.00 WIB, pemilik rumah meminta petugas BKSDA untuk datang ke rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada petugas pemilik burung Kakak Tua Jambul Kuning tersebut mengaku dapat dari Indonesia Timur. Meski begitu tidak jelaskan detil bagimana cara burung itu berpindah tempat ke rumahnya.
"Pengakuannya sudah dari 1989 sampai 1990 burung itu dipelihara. Jadi waktu itu itu satwa ini memang belum dlindungi," tandasnya.
(edo/ndr)











































