"Kondisinya kemarin memang masih syok dengan luka bakar yang cukup parah. Kami koordinasi apabila diperlukan Pak Burhan mendapatkan perawatan yang terbaik," kata juru bicara Kemlu, Armanatha Nasir saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (9/5/2015).
Pria yang karib disapa Tata itu juga menyebutkan bahwa prioritas Kemlu adalah untuk memindahkan terlebih dulu jenazah istri Burhan, Hery Listyawati Burhan dari lokasi tersebut ke ibu kota Pakistan, Islamabad. Pihak Kemlu juga terus berkomunikasi dengan pihak keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Pakistan Aizaz Ahmad Chaudhry seperti dilansir AFP, Sabtu (9/8) mengatakan Dubes Burhan mengalami 75 persen luka bakar dan dalam kondisi kritis.
Dijelaskan Chaudhry, tidak ada aksi terorisme dalam tragedi jatuhnya helikopter ini. Menurutnya, helikopter jatuh karena masalah teknis pada mesin.
(dha/fjp)










































