"Hari ketiga sudah 1.100 orang, rata-rata penyakitnya gangguan pernapasan, diare, rematik dan sakit punggung," kata tim medis Indonesia Field Hospital, Letkol CKM Alimudin di Satungal, Nepal, Sabtu (9/5/2015).
Pasien datang tidak hanya dari Satungal tapi juga dari daerah sekitarnya. Menurut Alimudin, ada pasien yang datang dari tiga kecamatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyaknya pasien tersebut membuat stok obat-obatan mulai menipis. Karena itu, Indonesia mengirim tim berikutnya yang akan tiba di Nepal pada tanggal 14 Mei nanti bersama logistik medis.
"Persediaan obat sampai sekarang masih cukup 2-3 hari ini. Rencananya untuk kegiatan di sini, setelah tanggal 14 Mei, akan ada tim baru lagi untuk kira-kira opeasional 20 hari lagi," ucap Alimudin.
"Kendala di obat-obatan masih ada (jenis) yang belum ada. Tapi diusahakan untuk dipenuhi secepatnya," tambahnya.
(vid/fdn)











































