Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menyatakan apresiasinya terhadap pengawasan Ujian Nasional (UN) 2015 yang dilakukan oleh Ombudsman dan berbagai pihak independen lain. Menurutnya, pengawasan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan contoh kejujuran dan integritas bagi generasi muda.
"Tentu teramat penting untuk menjaga integritas di dunia pendidikan, demi memberikan contoh dan teladan bagi anak-anak kita yang akan meneruskan perjalanan bangsa ini. Oleh karena itu saya mengapresiasi berbagai pihak yang ikut memonitor dan mengawal jalannya Ujian Nasional tingkat SMA dan SMP," ujar Anies di sela menghadiri SEAMEO (South East Asia Ministry of Education Organization) Conference di Chanburi, Thailand, dalam siaran pers yang diterima detikcom, Sabtu (9/5/2015).
Menurut Anies, laporan kecurangan dalam UN tahun ini juga menurun secara sangat signifikan. Walaupun begitu, seluruh laporan kecurangan akan ditindaklanjuti dan dievaluasi sebagai bahan perbaikan secara terus-menerus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anies juga memberikan apresiasi kepada panitia UN di seluruh Tanah Air yang telah bekerja dengan luar biasa dan kepada lebih dari 700 ribu guru yang menjadi pengawas UN dan menjaga integritas. Kepada pihak media, Mendikbud Anies menyampaikan apresiasinya dalam mengawasi dan memberitakan proses UN.
Ia juga menyampaikan harapan kepada media untuk juga mengungkap dan menceritakan sekolah, guru dan daerah yang memilih untuk jujur. "Saya mengajak media untuk tidak hanya memberi sensasi bagi mereka yang memilih berkhianat, namun juga memberi apresiasi pada mereka yang memilih menjaga integritas," kata Anies.
(rni/bar)










































