"Kemlu menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya ibu Dubes, semoga beliau diterima di sisinya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan," jelas Retno dalam jumpa pers di Kemlu, Pejambon, Jakarta, Jumat (8/5/2015).
Retno juga menjelaskan, dalam insiden itu Dubes Burhan Muhamad mengalami luka-luka. Kini Dubes Burhan menjalani perawatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dubes Burhan Muhamad menjabat Dubes RI di Islamabad sejak menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Republik Islam Pakistan sejak menyerahkan surat kepercayaan pada 18 November 2012,.
"Dubes RI untuk Islamabad saat ini dirawat di RS Combine Military Hospital di Gilgit, diperoleh info juga bahwa evakuasi korban akan dilakukan secepatnya. Kemlu akan terus berkoordinasi dengan KBRI Islamabad maupun dengan Kedubes Pakistan di Jakarta. Sekali lagi, Kemlu menyampaikan belasungkawa yang sangat dalam terhadap ibu Dubes dan korban meninggal lainnya. dalam kecelakaan tersebut," tutur Retno.
Menlu menuturkan, pihaknya menerima informasi terkait jatuhnya helikopter milik militer Pakistan di wilayah pegunungan Gilgit pukul 11.45 waktu setempat.
Berdasarkan informasi yang kami diperoleh dari Kemlu Pakistan melalui KBRI di Islamabad, sore ini pukul 16.46, didapat kabar istri Dubes RI meninggal dunia, sementara Dubes RI dilaporkan selamat tapi mengalami luka-luka.
"Dalam musibah juga terdapat korban lainnya, menurut keterangan yang kami peroleh, kunjungan tersebut melibatkan 32 Dubes asing yang ada di Pakistan, yang perjalanannya terbagi empat helikopter, familiarisation stage ke Gilgit Pakistan sekaligus menghadiri persemian proyek pariwisata," urainya.
Helikopter yang jatuh membawa 17 orang penumpang, 11 diantaranya warga asing. Kementerian luar negeri RI terus berkoordinasi dengan KBRI Islamabad maupun dengan perwakilan Pakistan di Jakarta untuk mencari info detil sehubungan dengan jatuhnya pesawat hlikopter tersebut.
(ndr/mad)











































