Pukul 16.30 WIB, Sultan HB X memberikan penjelasan tentang sabda raja yang memicu polemik. Penjelasan itu terbuka untuk umum yang digelar di kediaman GKR Mangkubumi, Jl Panembahan, Yogyakarta. Nyaris 2.000-an warga Yogya mendaftar untuk bisa menghadiri acara itu, namun hanya sedikit yang diperkenankan masuk mengingat keterbatasan tempat.
"Yang mendaftar 1.930 hampir 2.000 dan alhamdulillah panjenengan saged rawuh," kata pembawa acara, Jumat (8/5/2015). Pembawa acara itu duduk bersila di samping Sultan HB X dan Ratu Hemas di pendopo rumah. Semuanya mengenakan baju batik. Sedangkan masyarakat berada di depan ketiga orang itu, menyimak acara. Beberapa di antara mereka sibuk mengabadikan acara itu dengan kamera ponsel.
Pembawa acara dalam bahasa Jawa dan bahasa Indonesia menyebut, hadirin adalah warga Yogyakarta asli. Sebagian besar mereka tinggal di Yogyakarta sementara sebagian lainnya adalah warga Yogya yang tinggal di luar Yogya yang tersebar di 33 propinsi di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Sabda Raja tengah dibacakan oleh Sultan HB X dalam bahasa Jawa.
(kff/nrl)











































