Dory, seorang warga Kalimantan Selatan, memelihara seekor kakatua jambul kuning di rumahnya sejak dua tahun lalu. Dia bersedia melepaskan burung itu ke penangkaran, bahkan ke alam liar, namun meminta jaminan pemerintah bahwa tak ada lagi upaya penangkapan terhadapnya.
Wanita muda ini memelihara kakatua jambul kuning di rumah. Ada sebuah kandang besar dan ruang untuk bergerak. Kakatua tersebut tidak dirantai.
"Saya kasih kandang ukuran besar. Dia selalu jalan, belum pernah terlihat terbang," cerita Dory, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (8/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama dua tahun terakhir, Dory memberi makan si jambul kuning. Dia sudah cukup dekat, bahkan tak ada orang lain yang bisa mendekati burung tersebut selain Dory.
"Dia nggak mau sama orang lain, sama bapak saya aja dipatok," ceritanya.
Setelah melihat gerakan #SaveSiJambulKuning, Dory ingin melepaskan burung itu ke alam liar dan bertemu dengan rekan-rekannya. Namun dia ingin meminta jaminan pemerintah, tak ada lagi upaya penangkapan setelahnya.
"Intinya saya minta dipastikan nasibnya nggak akan kaya dulu lagi. Sepertinya dia pernah disakiti jadi trauma ketemu orang lain selain saya. Terutama cowok," paparnya.
Bagi Anda yang sudah mengembalikan hewan langka tersebut atau berniat mengembalikannya, silakan mengirim foto hewan ke pasangmata.com atau redaksi@detik.com. Bila di lingkungan Anda ada yang memelihara kakatua jambul kuning, silakan juga laporkan ke BKSDA atau kepolisian terdekat dan pasangmata.com. Jangan lupa sertakan kontak telepon yang bisa dihubungi.
(mad/nrl)











































