Sakit Hati Sama Cucu, Kakek Malang Iris Pergelangan Tangan di Makam

Sakit Hati Sama Cucu, Kakek Malang Iris Pergelangan Tangan di Makam

- detikNews
Jumat, 08 Mei 2015 13:40 WIB
Sakit Hati Sama Cucu, Kakek Malang Iris Pergelangan Tangan di Makam
Warga menunjukkan lokasi penemuan Sukimin. (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang - Warga Bongsari RT 7 RW 2, Kecamatan Semarang Barat, dikejutkan dengan sesosok kakek yang tergeletak dengan darah yang berceceran di pemakaman Karangsawo. Kakek tersebut ternyata bernama Sukimin (68) yang sedang mencoba bunuh diri.

Sukimin pertama ditemukan dalam kondisi lemas oleh warga, Parmin (40) sekitar pukul 08.00 WIB, Jumat (8/5/2015). Saat itu Parmin datang untuk membersihkan area pemakaman yang terletak tidak jauh dari Klenteng Sampokong itu.

"Saya datang mau bersih-bersih makam. Saya kaget waktu lihat orang tergeletak di tengah makam, ada darahnya," kata Parmin di pemakaman Karangsawo, Semarang, Jawa Tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat didekati, ternyata kakek tersebut masih hidup. Parmin segera memanggil warga dan mencari pertolongan. Setelah itu warga mengambil tindakan dengan mengikatkan perban ke tangan Sukimin untuk menghentikan darah yang terus keluar dari pergelangan tangan kirinya.

"Masih hidup tapi lemas. Darahnya banyak sekali," ujarnya.

Petugas Polsek Semarang Barat kemudian datang tidak lama kemudian dan langsung membawa sang kakek ke RSUP dr Kariadi Semarang. Di sekitar tempat Sukimin tergeletak ditemukan pisau dan surat wasiat.

Dari surat wasiat tersebut, diduga Sukimin nekat mengiris pergelangan tangannya karena sakit hati dengan perbuatan anak tiri dan dua cucunya. Namun tidak dijelaskan permasalahan apa yang dialami sehingga Sukimin ingin mengakhiri hidupnya.

"Maaf Pak Polisi dengan adanya kejadian ini, saya sakit hati dengan anak tiri saya Setyoningsih serta cucu saya Sutiyono dan Bagas, terima kasih pak Polisi, saya Sukimin," pungkas Parmin yang sempat membaca surat wasiat tersebut.

(alg/rul)


Berita Terkait