"Saya mengingatkan bahwa ada lampu kuning untuk ekonomi kita. Jangan semua dibebankan ke Presiden. Justru pembantu-pembantunya yang perlu menyiapkan ada langkah darurat," kata Taufik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (8/5/2015).
Taufik yang merupakan koordinator bidang ekonomi dan keuangan mengaku sudah memberikan warning sejak Februari silam. Lemahnya kondisi perekonomian dikhawatirkan berdampak seperti krisis 1998.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama masa reses, Taufik mengaku sudah berkeliling ke pasar-pasar. Dia prihatin dengan kelangkaan LPJ 3 kg dan naiknya harga bahan pokok. Meski menyoroti sektor perekonomian pemerintahan Jokowi, Taufik tetap menyerahkan kewenangan perombakan kabinet sepenuhnya ke Jokowi.
"Itu hak prerogatif presiden," tutup Waketum PAN ini.
(imk/trq)











































