Ketum Kopaja: Sopir Kopaja AC akan Digaji, Diharap Lebih Tertib

Aksi Ugal-ugalan Kopaja AC

Ketum Kopaja: Sopir Kopaja AC akan Digaji, Diharap Lebih Tertib

Niken Widya Yunita - detikNews
Jumat, 08 Mei 2015 12:46 WIB
Ketum Kopaja: Sopir Kopaja AC akan Digaji, Diharap Lebih Tertib
Jakarta - Ketua Umum Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja) Nanang Basuki tidak menampik bahwa sopir-sopir Kopaja AC kerap ugal-ugalan di jalan. Itu karena mereka mengejar setoran.

Namun Nanang kini sedang menunggu janji Pemprov DKI melalui PT Transportasi Jakarta yang akan menggaji sopir Kopaja AC. Janji itu diharapkan akan terwujud pada 5 Juni mendatang.

"Sebenarnya nanti sopir akan digaji. Kami sedang mengejar itu," ujar Nanang ketika berbincang dengan detikcom, Jumat (8/5/2015).
Β 
Menurut Nanang, dengan terwujudnya janji Pemprov DKI tersebut, maka diharapkan sopir mengemudi dengan tertib. Penumpang juga akan merasakan kenyamanan di Kopaja AC.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nanang mendengarkan masukan dari penumpang Kopaja AC yang merasa tidak nyaman menumpang armada yang beroperasi sejak 2012 itu. Sebab dia juga tidak mau penumpang beralih ke transportasi lain.

"Masukan dari masyarakat segera kita perbaiki. Mudah-mudahan baik, kita nggak mau kehilangan penumpang," tuturnya.

Nanang menambahkan, sopir Kopaja AC diberitahu agar tidak mengemudi dengan ugal-ugalan. Pihaknya juga sudah melakukan pengawasan di lapangan tiap hari.

"Kalau masih ada sopir yang ugal-ugalan itu mungkin karena pengawasan kurang intens," kata Nanang.

Kasus sopir Kopaja AC ugal-ugalan terbaru menyebabkan Leny Perangin Angin tewas pada Senin 4 Mei 2015. Sebuah bus dari arah Menteng yang melaju cepat menabrak Leny yang saat itu hendak memutar di depan Kedubes Malaysia. Sopir seketika kabur dan busnya dengan nomor polisi B 7775 WA ditinggalkan di lokasi kejadian.

(nwy/nrl)


Berita Terkait