Megawati Kumpulkan Kader PDIP Terkait Korupsi Dana APBD
Selasa, 15 Feb 2005 15:07 WIB
Jakarta - DPP PDIP mengumpulkan perwakilan dari anggota F-PDIP, provinsi kabupaten dan kota se-Indonesia yang diduga terkait kasus penyelewengan dana APBD.Rapat koordinasi yang dipimpin Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (15/2/2005). Tampak hadir, Wasekjen PDIP Pramono Anung, anggota Komisi III DPR Gayus Lumbun dan Trimedya Panjaitan.Ketua F-PDIP DPRD Kota Denpasar Pande Sudirta menyatakan rapat kali ini untuk memiliki kesamaan persepsi penanganan masalah-masalah yang dihadapi kader PDIP terutama yang terkait dengan penyelewengan dana APBD."Dalam rapat masalah yang dihadapi hampir sama, yakni dugaan penyelewengan APBD tetapi nanti tata cara penanganannya akan berbeda dan DPP tadi menyatakan siap mengback up walaupun masing-masing daerah sudah memiliki pengacara," kata Pande di sela-sela rapat."Bagi kami di Bali kasus dugaan penyelewengan dana APBD lebih kental muatan politisnya. Ini kan kasus biasa yang bisa ditangani kejari. Tetapi ternyata diambil alih oleh kejati dan langsung diumumkan ke publik. Padahal, tokoh politik yang diduga terlibat merupakan tokoh masyarakat Bali. Apa ini bukannya bentuk pendiskreditkan tokoh masyarakat di Bali," ungkapnya.Menurut dia, langkah hukum yang dilakukan kejaksaan melanggar UU No. 15 tahun 2004. "Untuk APBD seharusnya didahului pemeriksaan BPK baru kemudian ditindaklanjuti kejaksaan tetapi ini pemeriksaan langsung dilakukan kejaksaan tidak melalui BPK," ujar Pande."Kami juga merasa dikerjai kejaksaan karena saat pemeriksaan mereka minta kami tidak berkomentar tetapi ternyata malah mereka terang-terangan menggelar jumpa pers. Saya duga ini usaha untuk mendiskreditkan PDIP apalagi saat ini sudah dekat waktu pelaksanaan kongres," imbuhnya.
(aan/)











































