Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh merangkap Nepal, Iwan Wiranataatmadja menyatakan pemerintah Nepal menemukan 70 jenazah di Langtang pada pencarian hari ini. Puluhan jasad itu belum diidentifikasi, sehingga tim Indonesia di Nepal akan menyisir setiap rumah sakit.
"Di Langtang ada 70 jenazah lagi yang belum diidentifikasi," kata Dubes Iwan di Posko Indonesia Peduli Nepal, Kathmandu, Nepal, Kamis (7/5/2015).
Penyisiran ke-70 jenazah tersebut dilakukan dalam bentuk konfirmasi ke otoritas setempat. Tidak ada target untuk menemukan WNI yang masih hilang, salah satunya melalui jasad-jasad korban gempa yang belum teridentifikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena orang kita itu hampir sama, apalagi tanpa identitas. Tapi pencarian dalam konteks konfirmasi, memang kita tidak menargetkan, karena kapasitas kita itu mencari informasi karena kami tidak punya kemampuan SAR," tambahnya.
Ketika mendapatkan informasi 70 jenazah dari lokasi yang sama dengan ditemukannya kartu identitas WNI yang hilang atas nama Alma Parahita, tim Indonesia sudah mencoba ke Langtang namun air traffic sangat padat hari ini.
"70 Jenazah itu masih di Lantang. Ketika kita mau ke sana, penerbangan sudah 40+5. Kita belum cek ke sana. Oleh karena itu, kita akan bawa perlengkapan yang memenuhi syarat (pendakian) besok," ucap Iwan.
Sementara itu, kartu identitas Alma yang ditemukan tersimpan di sebuah dompet warna merah berukuran kecil. Belum diketahui ada atau tidaknya barang-barang lain yang diduga berasal dari pemilik yang sama.
"Yang kami temukan itu dompet merah kecil, lalu di dalamnya ada kartu SIM, NPWP, KTP dan KTA fitness center. Jadi semua tersusun di dalamnya," imbuh Iwan.
(vid/mok)











































