"Enggak apa-apa. Saya kan selalu bilang kalau ada yang lebih baik dari saya, berarti bagus dong saya enggak usah jadi gubernur. Ngapain capek-capek sampai sore jam segini jam segitu. Kalau ada gubernur yang lebih baik dan lebih jujur dari saya ya jangan pilih saya," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (7/5/2015).
"Artinya, semakin banyak orang bagus ikut mau jadi gubernur di DKI berarti orang Jakarta pilihannya tambah banyak. Yang untung siapa, orang Jakarta," imbuh dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Justru Pak Jokowi dan saya targetnya berhasil. Itu yang selalu kita katakan berdua, kita ingin seluruh kepala daerah di daerah bisa maju ke Jakarta. Itu konsep kita dari awal. Jadi kita punya stigma bahwa orang kayak kita yang pas baru masuk dibilang 'Apa ini dari Solo mau jadi gubernur? Bupati Belitung Timur lagi mana bisa kerja di Jakarta?' kan digituin sama orang kan," urai Ahok.
"Kalau kamu punya rekam jejak yang baik, ada kemungkinan kamu bisa jadi gubernur DKI," tambah dia.
(aws/bpn)











































