Endang mengaku baru dua bulan menjadi pengecer judi togel sejak ditinggal pergi sang suami setahun silam. "Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari jadinya saya nekat menjual togel. Anak saya dua masih sekolah semua ditambah suami saya pergi sama selingkuhannya," ujar Endang kepada detikcom, Polres Jakarta Barat, Rabu (7/5/2015).
Endang mendapat keuntungan kotor sebesar Rp 500 ribu dalam sehari. Ibu asal Brebes ini juga mengaku khilaf saat ditangkap polisi pada Rabu (6/5) malam hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan terpisah, Wakapolres Jakarta Barat AKBP Bachtiar Ujang terus mengembangkan kasus perjudian tersebut. Menurutnya, polisi sudah mendapatkan nama bandar pengecer Endang. "Kami sedang mengejar bandarnya, identitas sudah diketahui," tegas Bachtiar.
(spt/aan)











































