Kemlu RI Sesalkan Digelarnya Kontes Kartun Nabi di AS

Kemlu RI Sesalkan Digelarnya Kontes Kartun Nabi di AS

- detikNews
Kamis, 07 Mei 2015 16:35 WIB
Kemlu RI Sesalkan Digelarnya Kontes Kartun Nabi di AS
Jakarta -

Pamela Geller dan America Freedom Defense Initiative (AFDI) menggelar kontes kartun nabi di Dallas, Texas, Amerika Serikat (AS). Pemerintah Indonesia menyayangkan tindakan tersebut.

Jubir Kemlu Armanatha Nasir mengatakan, Amerika Serikat memang sangat menghargai kebebasan menyuarakan pendapat. Namun semestinya, kebebasan tersebut tidak digunakan untuk melukai pemeluk agama atau kepercayaan tertentu.

"Saya tekankan, seyogyanya hal-hal freedom of speech dan freedom of expression itu tetap menghormati hal-hal yang terkait dengan agama dan kebudayaan orang lain," ucap pria yang akrab disapa Tata itu di kantor Kemenlu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (7/5/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seharusnya, kebebasan berekspresi tersebut dimanfaatkan untuk hal-hal yang lebih positif. Sebab dengan digelarnya kontes kartun nabi, mereka terkesan memulai konflik.

"Seharusnya tidak menyakiti hak-hak orang lain, juga terkait pelaksanaan kepercayaannya," tutur Tata.

Lomba menggambar kartun Nabi Muhammad SAW diselenggarakan oleh American Freedom Defense Initiative, sebuah organisasi yang secara aktif terus menyebarkan kebencian terhadap Muslim di Amerika Serikat. Acara tersebut dihadiri oleh politikus ternama Belanda, Geert Wilders yang selama ini dikenal sebagai tokoh anti-Muslim.

Presiden lembaga tersebut, Pamela Geller, mengatakan kegiatan yang diadakannya bertujuan kebebasan berpendapat sebagai respons dari kekerasan ketika menggambar Nabi Muhammad di Charlie Hebdo. Gambar terbaik dari lomba tersebut diganjar hadiah US$ 10 ribu (sekitar Rp 130 juta).

(kff/rni)


Berita Terkait