"Kita tahu kosong sudah cukup lama baru kita buka mulai tanggal 8 Mei (besok). Ini untuk 1 jabatan yaitu pimpinan tinggi madya atau Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup. Terbuka untuk seluruh PNS di seluruh Indonesia," terang Saefullah di ruang kerjanya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (7/5/2015).
"(PNS dari) Kementerian boleh, dosen boleh kalau mau sesuai syarat yang kita minta," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain jabatan tersebut, Pemprov juga melelang jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) untuk menjadi nominator sejumlah jabatan serupa yang kosong nantinya. Saefullah menyebut pihaknya akan menyeleksi 30 orang untuk stok jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
"Kita akan jadikan stok manakala ada pejabat Eselon II yang kosong karena sesuatu hal jadi diambil dari stok yang ada. Kalau perlu kepala dinas yang kosong, beliau (Gubernur DKI Jakarta) tinggal ambil dari gudang itu mana yang sesuai beliau tentukan," kata mantan Wali Kota Jakarta Pusat tersebut.
"Seluruh pejabat Eselon III bisa melamar kalau memenuhi syarat dengan tahapan serupa. Dari Eselon III yang potensi memenuhi syarat dan pernah menjabat boleh," lanjutnya.
Proses seleksi terbuka akan diawali dengan pendaftaran secara daring (online). Terdapat 5 tahapan, yakni seleksi administrasi (Tahap 1), tes kompetensi dan tes integritas penelusuran rekam jejak (Tahap 2), tes kepemimpinan dan tes independensi (Tahap 3), tes kesehatan (Tahap 4) dan wawancara akhir dengan Gubernur serta Wagub DKI (Tahap 5).
Panitia Seleksi terdiri dari 9 orang, di mana 4 orang dari Pemprov DKI dan 5 orang dari akademisi serta profesional. Seleksi diketuai Sekda DKI Saefullah dengan anggota dari Pemprov adalah Kepala BKD Agus Suradika, Kepala Inspektorat DKI Lasro Marbun dan Asisten Sekda bidang Pemerintah Bambang Sugiyono.
Sementara dari akademisi dan profesional terdiri dari Prof Sarlito Wirawan (psikolog) Prof Imam Prasodjo (sosiolog), Prof Nirwono Yoga (pengamat perkotaan), Suryono Herlambang (pengamat perkotaan) dan Prof Azhari Samudera (administrasi publik).
Untuk informasi pendaftaran, calon peserta dapat mengunjungi situs http://jakgov.jakarta.go.id. Sedangkan untuk pengumuman akan dimuat di situs http://bkddki.jakarta.go.id pada 15 Juni mendatang.
"15 Juni sudah didapatkan, tapi kalau untuk jabatan Deputi ini setelah dapat kita usulkan ke presiden melalui Mendagri di sana akan ada paparan lagi. Jadi cukup panjang," urai Saefullah.
(aws/fjp)











































