β"PAN tak batasi diri kelompok-kelompok kami, tapi PAN utamakan politik kebangsaan dan jangka panjang," kata Zulkifli Hasan di sela Rakernas PAN di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Kamis (β7/5/2015).
Zulkifli mengatakan calon-calon kepala daerah yang akan diusung PAN tidak hanya kader, tapi bisa dari parpol manapun, termasuk tokoh masyarakat yang dianggap potensial sebagai kepala daerah.
"PAN akan berburu, kita akan kejar calon bupati, wali kota, gubernur yang memiliki wawasan kebangsaan. Kalau terlihat tidak akan obral sumber daya alam, begitu menang tak bela kelompoknya, tapi sungguh-sungguh bela kepentingan rakyat di wilayah itu," papar ketua MPR itu.
"Jadi bukan hanya kader PAN, tapi dari manapun asal di rakyat Indonesia dan berhak mencalonkan diri. Boleh KMP boleh siapapun, tak harus dari PAN," imbuhnya.
Bahkan, kata Zulkifli, untuk kepentingan Pilpres 2019 pun pola koalisi maupun kader yang akan diusung akan sangat dinamis. "Kalau ada kader terbaik darimana pun, bisa dari PAN, KMP dari mana saja. Jadi tidak dikotak-kotakkan," pungkasnya.
Pilkada 2015 akan digelar serentak di 269 daerah, 9 di antaranya adalah pilkada tingkat provinsi. Pendaftaran calon akan digelar pada 26-28 Juli mendatang.
(bal/trq)











































