Pesan Menko Puan saat Luncurkan 100 Science Techno Park di Bandung

Pesan Menko Puan saat Luncurkan 100 Science Techno Park di Bandung

- detikNews
Kamis, 07 Mei 2015 14:41 WIB
Pesan Menko Puan saat Luncurkan 100 Science Techno Park di Bandung
(Foto: Tya Eka Y/detikcom)
Bandung - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani berharap Program Nasional Pengembangan 100 Science Techno Park (STP) tidak hanya menjadi alasan untuk menghabiskan anggaran negara tanpa membawa manfaat bagi masyarakat. Karena itu Puan meminta supaya pemilihan lokasi STP dipikirkan masak-masak dan bukan hanya mengejar angka 100 STP.

Hal itu disampaikan Puan saat meluncurkan program 100 STP di Convention Hall Bandung Techno Park kawasan Kampus Telkom University di Jalan Terusan Buah Batu Bandung, Kamis (7/5/2015).

"Perkembangan STP ini penting bagi kemajuan bangsa, karena tanpa mengikuti kemajuan sains dan teknologi, ke depan bangsa ini tidak mungkin seiring sejalan dengan globalisasi yang terjadi di negara-negara lain," ujar Puan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan saat program ini dibahas dalam RPJMN, Puan langsung terpikir untuk menggandeng lembaga penelitian termasuk di universitas.

Karena menurutnya selama ini penelitian yang dilakukan di lembaga penelitian universitas kebanyakan berakhir tak jelas.

"Kalau di universitas yang ada, biasanya 1 universitas meneliti terus ga ada manfaatnya, ga fokus. Jadi tolong nanti ke depan fokuskan 1-3 penelitian tapi fokus pada timeline dan target. Jangan punya visi misi sendiri, karena sampai waktunya nanti hasilnya lalu tidak bisa dimanfaatkan rakyat," tutur Puan.

Ia menyatakan, STP harus membawa manfaat untuk daerah atau wilayah masing-masing dan berguna untuk masa depan bangsa.

"Setiap wilayah harus memanfaatkan potensi daerahnya masing-masing. Misalnya di Jabar potensinya kan pertanian, kembangkan itu," katanya.

Puan mengingatkan jangan sampai program STP ini menjadi sia-sia seperti beberapa program yang pernah ada.

"Jangan sampai program ini hanya dijadikan alat sarana pembangunan gedung saja. Jangan juga sepeti program lain yang kalau ada pergantian politik atau ganti kepala daerahnya jadi terhenti. Yang rugi kan masyarakat," jelas Puan.

Karena itu ia meminta supaya pemilihan lokasi STP dipikirkan matang.

"Jangan hanya karena mengejar 100-nya tapi tidak ada manfaat. Pilih yang benar-benar mau berkomitmen," tegasnya.

(tya/try)


Berita Terkait