Direktur Perlindungan WNI Lalu M Iqbal mengatakan, saat ini RTK masih ditahan di Bandar Sri Begawan. Meski belum dapat berkomunikasi langsung, Iqbal memastikan kondisi RTK baik dan diberikan pelayanan yang memadai.
"Kondisinya baik dan kita pastikan dia mendapatkan treatment yang baik," ujar Iqbal di Kemenlu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (6/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan memberi pembelaan dalam koridor hukum," katanya.
RTK diamankan pada 2 Mei pukul 09.00 waktu setempat bersama dua orang lainnya karena ada benda mirip bahan peledak dan bendera ISIS di dalam kopernya. Namun setelah melalui lobi, mereka berhasil dibebaskan dan melanjutkan perjalanan umroh.
Rombongan umroh dari Malang ini berjumlah 63 orang. Mereka menumpang pesawat Royal Brunei dari Surabaya.
(kff/fjp)











































