Ryamizard Enggan Komentar Soal Pergantian KSAD
Selasa, 15 Feb 2005 14:00 WIB
Jakarta - KSAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu enggan berkomentar soal rencana pergantian Kepala Staf Angkatan Darat. Alasan KSAD, pergantian itu sepenuhnya wewenang Panglima TNI dan Presiden."Jangan tanya saya, kalau pergantian panglima komando utama (Pangkotama-red) dan Pangdam, baru tanya saya. Kalo KSAD dan Panglima TNI jangan tanya saya. Saya tidak tahu," kata KSAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu kepada wartawan usai memimpin sertijab Danjen Kopassus di Mako Kopassus Cijantung, Jakarta Selatan, Selasa (15/2/2005).Ketika ditanya terhadap munculnya 4 jenderal yang tengah diusulkan menjadi penggantinya, Ryacudu menolak berkomentar. "Kalau bintang empat jelas. Bintang tiga juga jelas. Ya diantaranya itu," ujarnya.Sebelumnya, empat orang jenderal diusulkan menjadi pengganti Ryamizard Ryacudu sebagai KSAD. Mereka adalah Wakasad Letjen Djoko Santoso, Irjen Mabes TNI Letjen Djaja Suparman, Pangkostrad Letjen Hadi Waluyo dan Dankodiklat Mayjen C Simbolon.Terhadap masuknya empat nama di atas, KSAD menyatakan tidak mengetahui siapa nanti yang akan menggantikannya. "Itu masih tergantung Panglima TNI dan Presiden," ujarnya.
(jon/)











































