Perubahan 'Buwono' Jadi 'Bawono' Berdampak ke Kekuasaan? Ini Kata Sultan

Perubahan 'Buwono' Jadi 'Bawono' Berdampak ke Kekuasaan? Ini Kata Sultan

Edzan Raharjo - detikNews
Kamis, 07 Mei 2015 13:12 WIB
Perubahan Buwono Jadi Bawono Berdampak ke Kekuasaan? Ini Kata Sultan
Sultan meninjau hutan pinus (Foto: Edzan Raharjo/detikcom)
Bantul -

Sabda Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menimbulkan pro kontra di kalangan kerabat keraton. Sabda tersebut dinilai melanggar paugeran atau aturan. Dampaknya bisa ke mana-mana.

Saat meninjau kawasan hutan lindung pinus di Mangunan, Dlingo, Bantul, Kamis (7/5/2015), Sultan mengaku akan menjelaskan lebih lanjut soal sabda yang diucapkan pada Kamis (30/4) dan Selasa (5/5) tersebut. Siapa saja yang akan diundang, ia mengatakan belum tahu. Sultan mengatakan sudah mengundang adik-adiknya, tetapi tidak datang.

"Sudah dua kali, gak datang, gimana akan tahu. Undang tapi kalau gak mau datang gimana," kata Sultan HB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu isi sabda adalah mengubah Buwono menjadi Bawono. Jadi Sultan akan bernama Sri Sultan Hamengku Bawono. Buwono berkesan spiritual, agung, dan bersifat reliji. Sedangkan Bawono lebih material atau melibatkan unsur-unsur manusia. Apakah ini artinya perubahan itu berpengaruh terhadap pemerintahan?

"Yo rapopo to, wes ora pemerintah (ya gak apa-apa, sudah bukan pemerintah)," katanya.

(try/try)


Berita Terkait