"Mulai malam ini, Amari di empat koridor itu sudah beroperasi. Tarif masih sebesar Rp 3.500. Peningkatan layanan Amari ini kami tambah sesuai kebutuhan penumpang," kata Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Antonius Kosasih melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Rabu (6/5/2015).
Dikatakan Kosasih, sedikitnya ada 28 unit bus yang nantinya melayani penumpang dengan head way (jarak kedatangan antar bus) sekitar 10 menit. Adapun pengoperasian bus Amari di empat koridor, yakni Koridor 2 (Pulo Gadung-Harmoni), Koridor 5 (Ancol-Kampung Melayu), Koridor 8 (Lebak Bulus-Harmoni) dan Koridor 10 (Cililitan-Tanjung Priok).
"Jumlah bus tambahan yang akan melayani Amari/Andini adalah sebanyak 28 unit. Karena dioperasikan pada dini hari dan dengan jalur yang steril, kedatangan bus di setiap halte kami minta harus terukur baik sesuai dengan headway yang telah ditetapkan," sambung Kosasih.
Setiap harinya tercatat pengguna Amari mencapai 100 ribu orang. Guna memberikan pelayanan lebih maksimal, PT TJ pun akan mengoperasikan pelayanan bus hingga 24 jam dengan jarak kedatangan bus yang terjadwal baik.
"Secara ekonomis laba tidak terlalu fleksibel. Tetapi karena tujuan kami didirikan bukan semata-mata mengejar laba tetapi untuk menjadi salah satu solusi utama mobilitas masyarakat DKI Jakarta, layanan ini kami adakan. Ke depannya seluruh koridor harus 24 jam operasional," pungkasnya.
(aws/jor)











































