Kamar Deudeuh 'Tataa Chubby' menjadi saksi bisu peristiwa pembunuhan. Deudeuh tewas di tangan M Prio Santoso alias Rio, seorang guru les. Usai melayani hasrat seksual Rio, Deudeuh dicekik hingga tewas. Motifnya karena pelaku dikatai bau badan.
Sekian minggu berlalu, pembunuhan yang terjadi April lalu, kamar kos Deudeuh di Tebet kembali dibuka, Rabu (6/5/2015). Selama ini garis polisi terpasang di kamar itu sebagai lokasi TKP pembunuhan.
Bau masih tercium dari kamar ukuran 3x4 meter itu. Debu juga terlihat di lantai kamar dari keramik itu. Sepatu Deudeuh juga terlihat berserakan di depan pintu kamar mandi, yang terletak di sebelah kiri dari pintu kamar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kamar mandi, ada jemuran dari besi. Air juga masih menggenang di bak kamar mandi yang berupa ember besar. Kamar itu siang tadi tampak sesak dipenuhi petugas kepolisian dan saksi yang melakukan rekonstruksi.
Kamar itu juga sempat menimbulkan cerita-cerita miring dari para penghuni lainnya. Cerita berbau mistis beredar setelah peristiwa pembunuhan terjadi, tak heran kalau penghuni kamar lainnya meninggalkan rumah kos itu.
Kini kamar kos sudah sepi kembali. Polisi sudah meninggalkan lokasi kos Deudeuh yang kini kembali terpasang garis polisi.
(mei/ndr)











































