Jadi Korban Gempa di Nepal, Ari Teringat Seramnya Gempa Yogya

Laporan dari Nepal

Jadi Korban Gempa di Nepal, Ari Teringat Seramnya Gempa Yogya

- detikNews
Rabu, 06 Mei 2015 13:24 WIB
Jadi Korban Gempa di Nepal, Ari Teringat Seramnya Gempa Yogya
Rumah hancur akibat gempa 7,9 SR di Nepal (David/detikcom)
Nepal. -

Ari Isyanawati adalah salah satu WNI korban gempa Nepal yang pulang hari ini ke Indonesia. Ia dan keluarganya selamat dari gempa, namun guncangan 7,9 SR itu membuatnya teringat kembali gempa di Yogyakarta 27 Mei 2006 silam.

Ari menceritakan, 25 April 2015 sebelum gempa 7,9 SR terjadi di Nepal, dirinya tengah menyiapkan makan siang untuk keluarganya di kediaman mereka, di Kathmandu, Nepal. Tiba-tiba saja peralatan dapur miliknya‎ bergoyang keras dan lantai rumahnya bergetar hebat.

"Waktu itu ada di dalam rumah, semuanya bergoncang," kata Ari di Bandara Tribhuvan, Nepal, Rabu (6/5/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak lama kemudian, ia turun dari rumahnya yang berada di lantai atas dengan susah payah karena getaran hebat tersebut. Ari berhasil keluar bersama keluarganya dari rumah tersebut, dan menyaksikan kepanikan para tetangganya.

"Lemari pada jatuh, semua barang-barang jatuh. Tapi kita nggak apa-apa, bisa keluar dan kebetulan rumah tidak ada kerusakan," ujar Ari yang telah menetap di Nepal selama 2 tahun.

Gempa Nepal mengingatkannya pada gempa 5,9 SR di Yogyakarta pada tahun 2006 silam. Ketakutan atau traumanya muncul kembali akibat gempa Nepal yang menewaskan lebih dari 7.500 orang tersebut.

"Masih trauma banget, ini yang kedua. Dulu pertama kali gempa di Yogya. Sudah pengalaman tapi kan memorinya balik lagi, traumanya," ucap Ari.

Ari menyatakan, dirinya sangat beruntung bisa selamat dari gempa yang menghancurkan ratusan ribu rumah di Nepal tersebut. Ditambah, dirinya bisa pulang kembali ke Tanah Air bersama para WNI lainnya yang selamat dari gempa.

"Seneng banget saya bisa pulang," imbuh ibu rumah tangga tersebut sambil memasuki terminal bandara.

(vid/bar)


Berita Terkait