Presiden Joko Widodo (Jokowi) malam ini dijadwalkan akan menghadiri pelantikan pengurus sekaligus Rapat Kerja Nasional Partai Amanat Nasional. Acara digelar di Balai Sudirman, jalan Saharjo, Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2015) malam.
Tak hanya hadir, pengurus Dewan Pimpinan Pusat PAN juga akan memberikan kesempatan Jokowi berpidato. Apa yang akan disampaikan Presiden Jokowi?
Sejak menjadi Presiden, Jokowi tercatat menghadiri empat acara politik. Pertama saat Kongres Partai Hati Nurani Rakyat di Solo 20 Februari 2015 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat berpidato di acara Kongres Hanura, Presiden Jokowi menekankan soal pemberantasan kemiskinan. Mantan Wali Kota Surakarta itu memulai presentasi dengan menjabarkan visi misi dan program kerja di bidang ekonomi.
Jokowi kemudian menyinggung tentang pengentasan kemiskinan yang masih terus digalakkan. Jokowi menuturkan di Indonesia terlalu banyak istilah yang tak jelas di tengah misi pengentasan kemiskinan.
"Jadi di kita banyak istilah yang nggak jelas. Ada hampir miskin, ada diduga miskin, ada tetap miskin. Itu pengangguran juga tidak sedikit, silakan dilihat datanya," kata Jokowi sembari menunjukkan telunjuk ke arah proyektor presentasi yang sudah disiapkkannya.
Berikutnya Jokowi juga hadir di Musyawarah Nasional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Bali pada 8 April 2015. Dalam pembukaan Munas PDIP di Bali, Presiden Jokowi tidak menyampaikan pidato politik secara terbuka. Pidato politik Jokowi yang juga kader PDIP itu dilakukan secara tertutup.
Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) juga mengundang Presiden Jokowi saat menggelar Kongres IV di Riau pada 19 April 2015 lalu. Dalam pidatonya, Jokowi juga kembali menyinggung tingginya jumlah pengangguran dan kemiskinan saat berpidato di Kongres PKPI.
"Jumlah pengangguran masih tinggi di mana pada tahun 2014 masih tercatat sebanyak 7,2 juta orang," kata Jokowi kala itu.
Mantan Gubernur Jakarta itu juga menyebutkan bahwa pada tahun 2014 tingkat kemiskinan masih sangat tinggi yakni tercatat 10,96 persen.
Malam ini untuk pertama kalinya Jokowi diundang dalam acara PAN yang berada di gerbong Koalisi Merah Putih. Untuk pidato malam nanti di Rakernas PAN, Presiden Jokowi sudah memerintahkan stafnya untuk menyusun naskah pidato.
Namun seorang pegawai di Istana Kepresidenan mengaku tak bisa memastikan bahwa naskah tersebut akan dibaca oleh Presiden Jokowi.
"Naskah ada, tapi belum tentu dibaca. Biasanya Pak Jokowi cair aja tidak baca draf sambutan," kata pegawai yang tak mau disebutkan namanya itu.










































