"Lebih baik sebelum Lebaran. Agar saat Lebaran, masyarakat sudah bisa rasakan perubahan. Secepatnya," kata Sekjen Partai NasDem Patrice Rio Capella saat berbincang dengan detikcom, Rabu (6/5/2015).
Rio menilai wajar saja bila reshuffle kabinet dilakukan, apalagi Kabinet Kerja sudah menjalani 'masa percobaan' selama 6 bulan. Kabinet diharapkan bisa berjalan dengan efektif agar visi dan misi Jokowi-JK dapat diimplementasikan.
"Wajar saja (reshuffle kabinet), tidak boleh bermain dengan waktu. Kalau menunda-nunda terus akan tidak bisa jalankan program nawa cita," ujar anggota Komisi III DPR itu.
Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dalam waktu dekat akan mengadakan pertemuan untuk membahas reshuffle kabinet ini. Meski ada dorongan, perombakan kabinet tetap merupakan hak prerogatif Jokowi-JK.
"Itu hak prerogatif Jokowi. Kalau baiknya (reshuffle kabinet) setelah Lebaran, ya monggo," ungkap Rio.
Sebelumnya, Wapres Jusuf Kalla tak menampik akan adanya reshuffle kabinet. Bahkan JK dengan gamblang menyatakan rotasi menteri tersebut di depan mata.
"Ya tentu dalam waktu ke depan inilah," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2015) kemarin.
(imk/tfn)











































