Bu Airin, Kenapa Jalan Rusak Parah di Ciputat Ini Belum Diperbaiki?

Bu Airin, Kenapa Jalan Rusak Parah di Ciputat Ini Belum Diperbaiki?

- detikNews
Selasa, 05 Mei 2015 19:55 WIB
Bu Airin, Kenapa Jalan Rusak Parah di Ciputat Ini Belum Diperbaiki?
Jakarta - ‎Masalah jalanan yang rusak dan tak kunjung diperbaiki, tampaknya cukup jadi masalah serius bagi ‎warga dan pengendara di Tangerang Selatan. Salah satunya berada di Jalan Otto Iskandardinata, Ciputat.

Tepatnya dari arah Ciputat ke Pamulang, yaitu dekat RS Sari Asih, Ciputat, Tangerang Selatan. Pantauan detikcom, Selasa (5/5/2015) sore, kerusakan jalan itu berupa banyaknya jalan yang berlubang.

Tak hanya satu, tapi beberapa lubang dalam satu lokasi dengan rata-rata kedalaman hingga 6 cm dan diameter‎ 50x100 cm. Akibatnya, pengendara harus melambatkan laju kendaraan sehingga kemacetan pun rutin terjadi di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saban pagi saat jam berangkat kerja, dan sebaliknya sore hingga malam, kemacetan parah terjadi di lokasi ini yang bisa mengular panjang hingga dekat pasar Ciputat. Terlebih di lokasi ini ada pertigaan kecil arah Jalan Depag.

‎"Udah lama rusak, setahun lebih nggak diperbaiki," ucap seorang warga Pamulang yang setiap hari melintas di jalan tersebut, Siti Annisa Ulfara.

Farah ‎mengaku sangat terganggu dengan jalan yang menurutnya lebih dari setahun tak diperbaiki itu. Bukan hanya soal macet, tapi juga membahayakan bagi pengendara terutama motor.

"Apalagi pas hujan, lubangnya kegenang jadi nggak ketahuan," ucap mahasiswa S2 itu.

Kerusakan jalan itu tak hanya berada di dekat RS Sari Asih, tapi juga ada beberapa titik di Jalan Pajajaran yaitu arah Universitas Pamulang, Jalan Surya Kencana arah Reni Jaya dan dekat pom bensin arah Pamulang 2 dan Muncul.

"Di pom bensin arah Pamulang 2 itu mamah dan adekku jadi korban. Mamah dijahit kepalanya," ucap Farah.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Pemkot Tangerang Selatan, Dedi Rafidi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa jalan-jalan yang rusak seperti disebut di atas, adalah jalan milik pemerintah Provinsi Banten. Artinya tanggungjawab berada di Pemprov.

"Dua bulan lalu kami sudah undang Kepala Dinas PU Provinsi Banten untuk melihat kondisi yang ada, mudah-mudahan anggaran tahun ini bisa dilakukan perbaikan," kata Dedi melalui sambungan telepon‎.

(bal/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads