Janda Tewas di Kamar Hotel di Solo, Keluarga Curigai Kenalan Korban di Facebook

Janda Tewas di Kamar Hotel di Solo, Keluarga Curigai Kenalan Korban di Facebook

- detikNews
Selasa, 05 Mei 2015 19:19 WIB
Solo -

Yuliati Wulandari (33) tewas d‎i sebuah kamar hotel di Solo. Keluarga mencurigai pelaku adalah kenalan korban yang dikenal lewat facebook, karena memang janda beranak dua itu sering mengatakan sedang mencari pendamping lewat jejaring sosial itu meskipun telah dilarang keluarga. Sedangkan polisi mengaku telah mengantongi ciri-ciri pelaku yang membawa lari motor dan sejumlah barang milik korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yulita Wulandari asal Sukoharjo ditemukan dalam kondisi tewas di sebuah hotel di Solo. Belasan luka tusukan bersarang di perut bagian kanan dan sebuah tusukan di leher. Penjaga hotel mengatakan Yulita masuk ke hotel bersama seorang lelaki yang mengaku sebagai suaminya yang lalu meninggalkan hotel membawa motor dan barang-barang milik korban.

"Kami mengamati di wall facebook milik Yulita, dia sering berkomunikasi akrab dengan seseorang yang menjadi teman di facebook. Bahkan mereka saling memanggil 'ayah-bunda'. Dia memang mengatakan akan mencari pendamping hidup lagi lewat facebook. Kami sudah sering mengingatkan pada‎nya tentang resikonya karena sudah sering terjadi kejahatan lewat kenalan seperti itu, tapi sepertinya dia tidak mengindahkan," ujar paman korban, Trisno Saputro, Selasa (5/5/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan pihak kepolisian mengaku telah mengantongi ciri-ciri khusus teman kencan korban yang didapat dari keterangan sejumlah saksi yang sempat bertemu ketika masuk maupun ketika meninggalkan hotel. Namun demikian polisi mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

"Dari lokasi kami mengamankan ‎sejumlah barang bukti, diantarannya sebuah sandal bagian kanan, handuk warna merah, kerudung warna ungu, sprei terdapat darah korban, tas jinjing milik korban warna hitam, asbak dan putung rokok, sebuah helm warna hitam dan dua botol sprit serta satu botol minuman kemasan‎," ujar Kasubag Humas Polresta Surakarta, AKP Sis Raniwati.

(mbr/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads