Sebuah Masjid di Iran Terbakar, 59 Orang Tewas & 250 Luka
Selasa, 15 Feb 2005 10:12 WIB
Jakarta - Sebuah peristiwa naas terjadi di Teheran, Iran, Senin (14/2/2005) malam. Sebuah masjid yang penuh berisi jamaah yang sedang melakukan doa malam terbakar dan menewaskan sedikitnya 59 orang serta melukai lebih dari 250 orang.Kantor berita The Associated Press, Selasa (15/2/2005), melaporkan kebakaran berawal dari terbakarnya kerudung seorang jamaah remaja putri oleh nyala api dari alat pemanas minyak tanah. Api kemudian menjalar ke sehelai kain hijau yang tebal yang meliputi langit-langit dan tembok mesjid.Saat terjadi kebakaran Masjid Arg dipenuhi sekitar 400 jamaah yang sedang mengaji, jumlah ini lebih banyak dari biasnya karena bertepatan dengan bulan Muharram, bulan suci bagi warga Muslim Syiah. Alas pemanas minyak tanah digunakan karena Iran sedang dilanda musim dingin. Jamaah yang panik berlarian ke arah pintu dan membuka jendela untuk menyelamatkan diri, meninggalkan sepatu dan cadar hitam wanita yang terbakar dan berserakan di halaman masjid. Tembok dan karpet masjid hangus, buku-buku keagamaan, termasuk Al Qur an, habis terbakar.Para wanita, yang berdoa di lantai kedua masjid, terpisah dari para pria, harus berlarian menuruni tangga dan menuju pintu terdekat untuk menyelamatkan diri. Banyak yang tersandung dan terinjak-injak dalam situasi chaos untuk menyelamatkan diri ini.Catatan rumah sakit yang dicek AP menunjukkan bahwa dari 40 korban tewas dan para korban luka sebagian besar adalah perempuan. Kepala Polisi Teheran Brigjen Morteza Talaie yang dikutip Kantor Berita Republik Islam menyatakan 59 orang dipastikan tewas dan lebih dari 250 orang terluka dalam kebakaran.
(gtp/)











































