"Saya bangga sekali melihat saudara-saudara mempunyai sebuah tekad kuat, niat baja. Ada yang akan ditempatkan di ujung-ujung, tetapi saya lihat wajah-wajah yang di sini nggak ada rasa (Jokowi terdiam) kelihatannya saya lihat wajahnya optimis semuanya. Itu yang kita cari. Ini angkatan pertama. Awas kalau ada yang balik, saya cek kenapa mereka balik," ungkap Jokowi di Istana Negara, Jl Veteran, Senin (4/5/2015).
Jokowi mengingatkan bahwa di Indonesia angka kematian ibu dan bayi melonjak. Jokowi menilai hal itu sebagai salah satu masalah besar yang perlu dituntaskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi bercerita, setiap bertemu dengan kepala negara atau perdana menteri negara sahabat, dirinya selalu bercerita mengenai jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta dengan total 17 ribu pulau. Para kepala negara yang mendengar hal itu kata Jokowi langsung kaget dan geleng-geleng kepala.
"Mereka kaget semua. Ini Indonesia memang negara besar. Pertanyaannya adalah bagaimana mengelolanya? Bagaimana distribusi logistiknya, bagaimana distribusi BBM? Memberikan pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan?? Dia geleng-geleng, banyak yang geleng-geleng," ungkapnya.
Menurut Jokowi banyak ketimpangan yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Pemerintah saat ini ingin mengejar untuk mengurangi ketimpangan tersebut.
"Saya ke Wamena, lalu ke Jakarta, bandingkan langsung kelihatan. Saya kira saudara-saudara akan berpendapat sama. Njomplang, gepnya tebal sekali. Inilah yang ingin kita kejar kenapa ada tim nusantara sehat. Di Jawa yang namanya rumah sakit bertebaran di mana-mana, puskesmas di mana-mana. Tetapi di perbatasan, dipulau-pulau sebelah timur, lihatlah nanti saudara akan merasakan betapa memang Indonesia, negara kita negara besar. Kita patut bangga tetapi bagaiumana mengelola, bagaimana bahwa negara hadir. Inilah yang ingin kita kejar," papar Jokowi.
Program Nusantara Sehat merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dicanangkan oleh Kemenkes dalam upaya mewujudkan fokus kebijakan tersebut. Program ini dirancang untuk mendukung pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang diutamakan oleh Pemerintah guna menciptakan masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan.
Program Nusantara Sehat bertujuan untuk menguatkan layanan kesehatan primer melalui peningkatan jumlah, sebaran, komposisi dan mutu tenaga kesehatan dengan berbasis pada tim dan melibatkan dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Program ini merupakan program lintas Kemenkes yang fokus tidak hanya pada kegiatan kuratif tetapi juga promotif dan preventif untuk mengamankan kesehatan masyarakat (public health) dari daerah yang paling membutuhkan sesuai dengan Nawa CIta, “membangun dari pinggiran”.
(mpr/fdn)











































