Tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan lima nelayan korban kapal tenggelam di Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Para korban kini dalam perawatan.
Kepala Kantor SAR Pangkal Pinang, Joni Superiyadi menyatakan, para nelayan ini merupakan bagian dari Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Rejeki Laut GT 26, kapal nelayan yang khusus untuk mencari cumi-cumi.
"Dengan ditemukannya lima korban hilang ini, maka semua korban kapal tenggelam itu selamat," kata Joni yang dihubungi Senin (4/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu mendapat laporan ada 5 ABK hilang, tim SAR kemudian menurunkan personel untuk melakukan pencarian. Dukungan juga diperoleh dari Satpol Air Polres Bangka Selatan, serta Pangkalan TNI Angkatan Laut Bangka Belitung, dan nelayan.
Pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB, tim SAR gabungan itu berhasil menemukan seluruh korban yang hilang tersebut di sekitar Pulau Kuil. Empat di antaranya berasal dari Indramayu, Jawa Barat, yakni Windo (22), Andi (22), Angga Saputra (17), dan Edi (21). Sementara Asep (26) berasal dari Pemalang, Jawa Tengah.
"Seterusnya para korban dievakuasi ke Pulau Pongok, yang berjarak sekitar dua jam naik kapal dari lokasi, dan kemudian dirawat di Puskesmas," kata Joni.
(rul/try)










































