Seorang penjual angkringan yang juga alumnus UGM Eka Mayasari (27) ditemukan tewas di kamar kontrakannya. Seorang teman dekat, Budi Wardoyo menunjukkan status Whatsapp terakhir Maya.
"Statusnya terakhir di Whatsapp 'Sleeping in Heaven'," ujar Budi sambil menunjukkan profil Whatsapp Maya kepada detikcom, Senin (4/5/2015).
Status itu dituliskan pada 17 April. Tak jelas, apa yang dipikirkan Maya sehingga menuliskan kalimat yang berarti 'tidur di surga' itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia bukan pemurung, pemarah. Dia periang dan pekerja keras. Menikmati hidupnya," kata Budi yang mengenal Maya selama 8 tahun ini.
Kontak terakhir Budi dan Maya terjadi pada 28-29 April lalu. Saat itu, Budi mampir ke warung angkringan tempat Maya jualan di kawasan Janti, Sleman. Maya bercerita seorang cowok yang berdalih minta bantuan ke orang lain untuk Maya. Ternyata, uang itu dibawa kabur oleh cowok tersebut.
Eka Mayasari merupakan almunus D3 UGM. Sabtu (2/5), ia ditemukan tewas di tempat jualannya di kawasan Janti, Sleman, dengan posisi telentang setengah telanjang. Wajahnya tertutup sajadah. Polisi masih menyelidiki kejadian ini.
(sip/try)











































