Wakil Komandan (Wadan) Satgas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, Zumi menyebutkan, harimau yang mati itu berjenis kelamin jantan. Usianya diperkirakan lebih dari 10 tahun.
"Terkena jeratan babi yang dipasang oleh warga setempat," kata Zumi kepada wartawan Senin (4/5/2015) siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendapat laporan ada harimau terjerat, petugas BKSDA kemudian datang ke lokasi. Bangkai binatang itu lalu dibawa pada Minggu (3/5) malam. Setelah diperiksa, kemudian dikuburkan di halaman belakang kantor BKSDA di Padang.
Harimau sumatera merupakan subspesies harimau yang habitat aslinya di Pulau Sumatera. Jenis binatang ini merupakan satu dari enam subspesies harimau yang masih bertahan hidup hingga saat ini, dan termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah dalam daftar merah spesies terancam yang dirilis Lembaga Konservasi Dunia IUCN. Populasi liarnya diperkirakan saat ini tinggal antara 400-500 ekor, dan jumlahnya terus menurun akibat perburuan.
(rul/try)










































