Buwas juga menegaskan, walau anggaran itu keluar di masa Jokowi menjadi presiden, dirinya tak perlu sampai memanggil Jokowi. Cukup Ahok saja yang akan ditanyai.
"Kita akan tanyakan juga pada saat beliau (Jokowi) jadi gubernur, kan sekarang kan ditangan Pak Ahok. Ya sama saja saya kira," ujar Buwas di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Buwas menegaskan, pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini. Membuka kemungkinan siapa yang terlibat.
"Ya belumlah kan sekarang kita lagi tangani yang (masalah APBD 2014) sekarang. Kenapa harus pakai persen-persen. Ini kan belum, kalau kasus yang sekarng kita belum (ada rencana pemanggilan). Kasus yang sekarang tidak tahu berkembang ke mana, tapi yang jelas kita tangani secara keseluruhan ya," tegas Buwas.
"Dan nggak hanya UPS, masalah lain kita sudah temukan," pungkasnya.
Sayang, Buwas enggan merinci kasus lain yang telah ditemukan timnya itu berupa apa saja. Dia hanya meminta para pewarta dan masyarakat sabar menanti perkembangan dari hasil penyelidikan.
(aws/ndr)











































