"Misi kita di sini 14 hari, tapi melihat dinamika dan peralatan serta personel medis kita yang dirasa cukup lengkap, Pemerintah Nepal meminta kami lebih dari 14 hari," kata Direktur Tanggap Bencana BNPB, Junjungan Tambunan.
Junjungan menyampaikan hal ini di Posko Indonesia For Nepal di Kathmandu Guest House, Nepal, Senin (4/5/2015). Tim kemanusiaan terdiri dari perlengkapan dan peralatan medis, tenda untuk rumah sakit darurat, obat-obatan dan sumber daya manusia di bidang medis serta kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, estimasi untuk tim extend di Nepal dibuat hingga 3 bulan ke depan dengan perlengkapan dan personel yang ada. Menurut Junjungan, masyarakat Nepal yang menjadi korban gempa sangat membutuhkan bantuan medis tersebut dalam waktu yang tak sebentar.
"Untuk kesempatan pertama dibuatkan durasi 2 hingga 3 bulan ke depan. Ketika itu menjadi kebutuhan yang dirasakan masyarakat Nepal," ucap Junjungan.
Gempa berkekuatan 7,8 SR yang mengguncang Nepal pada 10 hari lalu menimbulkan korban jiwa hingga lebih dari 7.000 orang. Sementara korban luka-luka dan pengungsi terus bertambah mencapai lebih dari 150 ribu orang.
(vid/mok)











































