"Itu untuk kita manage karena masih banyak yang membutuhkan," kata Direktur Tanggap Bencana BNPB, Junjungan Tambunan di Posko Indonesia For Nepal, Kathmandu Guest House, Nepal, Senin (4/5/2015).
Bantuan kloter pertama seberat 30,7 ton bantuan logistik langsung diambil alih pemerintah Nepal saat tim memberikannya pada Sabtu (2/5) kemarin. Saat ini, bantuan tersebut masih tertumpuk di Bandara Tribhuvan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Agar tidak ada keterlambatan dropping, karena ini (kondisinya) masih darurat sekali," ujar Junjungan.
Bantuan 14 ton logistik itu terdiri dari 4 ton makanan, 5,3 ton obat-obatan, 3,1 ton tenda, 0,9 ton valbed, 25 Kg bohlam dan 0,6 ton selimut. Bantuan ini telah berada di Nepal untuk didistribusikan mulai Selasa (5/5) besok.
Gempa berkekuatan 7,8 SR yang mengguncang Nepal pada 10 hari lalu menimbulkan korban jiwa hingga lebih dari 7.000 orang. Sementara korban luka-luka dan pengungsi terus bertambah mencapai lebih dari 150 ribu orang.










































