"Benar (dicopot) kepala keamanan bandara dimutasi ke kantor pusat di Jakarta," kata Duty Manager Airport, Baikuni dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (4/5/2015).
Dia menjelaskan, Ikhwan dirotasi ke Jakarta, namun pemindahan itu tidak terkait kasus Mario. Mutasi ini statusnya mutasi biasa.
"Dalam surat mutasi ke Jakarta tidak ada penyebutan terkait kasus Mario. Ini merupakan bentuk mutasi biasa saja. Penggantinya dari Bandara di Padang," kata Baikuni.
Pernyataan serupa juga disampaikan Kepala Bandara SSK II, Dani Indra Irawan. Dia menyatakan, perpindahan tugas yang dialami Ikhwan merupakan bagian dari penyegaran di lingkup bandara.
"Rotasi ini sebagai bentuk penyegaran. Lagi pula Pak Ikhwan masih muda dan masih panjang kariernya. Mutasi ini bukan karena kasus Mario," katanya.
(cha/rul)











































