Keluarga Novel Baswedan, terutama istri dan anaknya sempat shock saat penyidik Bareskrim Mabes Polri menjemput paksa penyidik senior KPK itu. Namun, Novel sudah memberikan penjelasan ke istri dan anaknya bahwa hal itu merupakan salah satu risiko dari pekerjaan yang dipilihnya sebagai seorang penyidik KPK.
"Saya kira manusiawi tentu ada pengaruh secara psikis, tapi saya sudah memahami ketika saya sudah memiliki pengalaman sebelumnya. Saya sudah beri tahu istri serta keluarga, untuk tak perlu takut pada yang begini-begini dan nggak perlu sedih, toh juga kebahagiaan kita juga yang menentukan, bukan orang lain," kata Novel saat berbincang santai di rumahnya, Jl Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (3/5/2015).
Menurut Novel, istrinya Rina Emilda beserta keempat anaknya sudah mengerti tentang risiko pekerjaanya. Sang ibu, Fatma juga sudah sejak awal tahu pasti risiko yang bisa saja menimpa sang putra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Istri Novel, Rina Emilda memang sempat shock saat suaminya dijemput paksa penyidik Bareskrim Mabes Polri pada Jumat (1/5) dinihari. Rina menyaksikan langsung saat suaminya dibawa penyidik menuju Bareskrim.
Ibunda Novel, Fatma juga tak kalah kagetnya. Setelah mendengar kabar anaknya dijemput paksa, Fatma yang tengah berada di Surabaya langsung datang ke Jakarta.
(kha/kha)










































