Ledakan Bom Menewaskan Mantan Perdana Menteri Libanon
Selasa, 15 Feb 2005 07:14 WIB
Jakarta - Bom berkekuatan tinggi menghancurkan iring-iringan mobil yang digunakan oleh mantan Perdana Menteri (PM) Libanon Rafik al-Hariri, Senin (14/2/2005). Hal ini menyebabkan tewasnya al-Hariri. Selain menewaskan al-Hariri, bom tersebut juga menewaskan 9 orang lainnya dan melukai sekitar 100 orang. Ledakan itu juga menghancurkan 20 mobil dan merusak Hotel Phenicia. Kekuatan ledakan tersebut menyebabkan iring-iringan mobil al-Hariri yang anti peluru terbakar. Ledakan itu juga menyebabkan lubang selebar hampir 10 meter dan 3 meter dalamnya. Sekitar 300 kilogram TNT digunakan untuk pengeboman tersebut.Belum ada sumber yang pasti mengenai siapa yang bertanggung jawab dalam pengeboman ini. Walaupun demikian suatu grup, tidak dikenal, yang menamakan dirinya kelompok kemenangan dan jihad Libanon mengaku bertanggung jawab atas pengeboman tersebut. Selain itu kelompok tersebut juga mengancam akan melakukan serangan lainnya.
(nal/)











































