Mahasiswa Trisakti di CFD Tidak Ditegur Polisi, Hanya Ditanya

Mahasiswa Trisakti di CFD Tidak Ditegur Polisi, Hanya Ditanya

- detikNews
Minggu, 03 Mei 2015 13:13 WIB
Mahasiswa Trisakti di CFD Tidak Ditegur Polisi, Hanya Ditanya
Jakarta - Puluhan mahasiswa menggelar aksi peringatan tragedi Trisakti 12 Mei 1998 dan juga hari Pendidikan Nasional saat Car Free Day (CFD) di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Para mahasiswa ini membantah mereka sempat ditegur polisi terkait aksinya ini.

"Kita tak ditegur, polisinya hanya meminta keterangan ke kita soal acara yang kita lakukan. Jadi kita ditanya-tanya saja, tak ditegur," kata Menkominfo Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti Dealfinthy kepada detikcom, Minggu (3/5/2015). Penjelasan Dealfinthy untuk mengklarifikasi berita detikcom berjudul Demo Saat Car Free Day di Bundaran HI, Para Mahasiswa ini Ditegur Polisi.

Dealfinthy mengatakan, aksi ini diikuti sekitar 50 mahasiswa Trisakti. Saat menggelar aksi mereka mengenakan jaket almamater berwarna biru. "Kita tidak menggelar demo, hanya peringatan saja. Jadi bukan demo," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mahasiswa Universitas Trisakti ini menggelar aksi orasi dan teatrikal saat CFD. "Kami memilih CFD karena supaya bisa berbaur dengan masyarakat dan membawa suasana hangat," ujar Presiden Mahasiswa Trisakti Muhammad Puri Andamas di Bundaran HI.

Aksi mereka diawali dengan long march dari Jl Sudirman menuju Jl Thamrin yang dilanjutkan dengan orasi. Setelag orasi selama sepuluh menit, aksi dilanjutkan dengan teatrikal tentang pendidikan.

Selain isu pendidikan, ada juga isu reformasi yang diusung. Puri berpendapat bahwa kasus yang terjadi pada Mei 1998 belum diusut secara tuntas. Mahasiswa Usakti juga meminta agar keluarga korban Mei 1998 diperhatikan kesejahteraannya. Karena menurut dia peristiwa tersebut merupakan kesalahan penguasa saat itu.

(nal/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads