Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bupati ini berlangsung selama dua hari (2-3 Mei 2015) serta diikuti oleh warga Pulau Pramuka dengan antusias. Pelatihan tersebut berupa pembuatan kapal, keterampilan spa, merangkai bunga, tata boga dan kursus bahasa.
Di sela-sela pelatihan, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (Sesditjen PAUDNI) Kemdikbud Ella Yulaelawati, mengatakan pendidikan informal dalam bentuk kursus atau pelatihan merupakan hal kunci dalam rangka memberdayakan masyarakat pesisir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu Tridjoko Sri Margianto menyebutkan, pelatihan semacam ini diperlukan sebab potensi keindahan bahari dan sumber daya alam di kepulauan di Utara Jakarta belum dimanfaatkan dengan maksimal.
"Tujuan kita untuk menjadikan Pulau Seribu menjadi destinasi wisata kelas dunia," pungkasnya.
(bil/ahy)











































