Novel Baswedan diboyong ke Bengkulu untuk melakoni rekonstruksi kasus penganiayaan pencuri sarang burung walet saat dirinya masih duduk di kursi Kasatreskrim. Sedianya rekonstruksi digelar pukul 19.00 WIB kemarin, namun alam punya kuasa.
βKarena suatu hal yang tidak bisa kita hindari karena menyangkut masalah alam sehingga pelaksanaannya tertunda juga tadi pagi,β ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti yang ditemani oleh 3 pimpinan KPK di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2015).
Hujan deras membuat polisi tidak bisa memenuhi janji melepas Novel paling lambat 1x24 jam yakni sekitar 00.30 WIB . Oleh karena itulah 3 pimpinan KPK, yakni Johan Budi, Ruki, dan Indriyanto Seno Adji, datang ke Mabes Polri untuk menagih janji penangguhan Novel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sore ini Novel diterbangkan dari Bengkulu ke Jakarta. Rencananya, setelah mendarat Novel akan dibawa ke Mabes Polri lalu diserahterimakan ke pimpinan KPK.
(gah/fjp)











































