"Barang bukti yang diambil kurang lebih ada beberapa surat dan sertifikat, yang berkaitan. Ada satu surat berlogo KPK," jelas Crisbiantoro di Kelapa Gading, Jumat (1/5/2015).
Crisbiantoro juga menyampaikan, pihak keluarga tidak diberitahu soal Novel dibawa ke Bengkulu. Pihak keluarga juga menurut Cris, kooperatif pada penyidik kepolisian saat rumah digeledah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penggeledahan awalnya ada 22 barang bukti tapi setelah diperiksa 2 barang dianggap tidak relevan dengan perkaranya. Saat terjadi penggeledahan kondisi keluarga di dalam seperti istri dan anak-anak biasa aja, dan dibuat senyaman mungkin. Jadi saat akan memeriksa kamar diatas anak-anak di-switch ke ruangan lain. Kamar anak-anak juga diperiksa," urai Cris.
Surat yang berlogo KPK itu yakni surat tugas. Ada juga 5 penyidik perempuan yang juga melakukan body check ke istri Novel. Seluruh rumah diperiksa termasuk eternit. Penggeledahan selesai sore tadi.
"Kalau saya kira barang bukti yang dibawa nggak terlalu terkait dengan kasus yang menimpa Novel," imbuhnya.
(mad/ndr)










































