"Tersangka inisial ST melompat dari kamar 801 di Hotel Aryaduta karena digerebek. Dia terlebih dahulu mengunci pintu kamar lantas memecahkan kaca jendela hotel dan melompat," kata Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru Kompol Iwan Lesmana kepada wartawan, Jumat (1/5/2015).
Kompol Iwan menjelaskan, ST merupakan eks anggota polisi yang dipecat pada Januari 2015 lalu. ST mengalami luka cukup parah akibat ulahnya terjun bebas. Dia diamankan di RS Bhayangkara Polda Riau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terbongkarnya sindikat pil setan ini berawal dari kejadian tadi pagi. Saat itu mobil Avanza warna putih menabrak mobil Pajero Sport milik perwira Polda Riau yang sedang parkir di Jl Cut Nyak Dien, Pekanbaru.
Saat diperiksa, sopir mobil An membawa satu butir ekstasi di kantong sakunya. Polisi lalu menggeledah mobilnya. Belakangan diketahui di mobil itu ada 5.000 butir ekstasi.
Tertangkapnya An yang belakangan diketahui asal Pematang Siantar, Sumut, itu akhirnya membongkar jaringan lainnya. Tersangka An pun akhirnya buka mulut.
Dia menceritakan bahwa teman-temannya tengah menginap di hotel dan satu orang overdosis. Rupanya tersangka An pagi itu baru mengantar temannya JM ke RS Santa Maria karena overdosis.
Sekarang barang bukti yang diamankan pihak kepolisian tidak hanya ekstasi tapi juga ada sabu-sabu.
"Kasus ini masih terus kita kembangkan. Mereka masih kita mintai keterangan untuk mengungkap sindikat narkoba ini," tutup Kompol Iwan.
(cha/nrl)











































