KBRI Santiago Kirim Nota Diplomatik Terkait Aksi Vandalisme

Ekskusi Mati Gelombang II

KBRI Santiago Kirim Nota Diplomatik Terkait Aksi Vandalisme

- detikNews
Jumat, 01 Mei 2015 10:25 WIB
Jakarta - Pagar KBRI Santiago, Chile dicorat-coret oleh para penentang eksekusi mati. KBRI Santiago pun mengirimkan nota diplomatik kepada pemerintah Chile.

"Secara resmi kami sampaikan nota diplomatik kepada pemerintah Chile," ujar Dubes RI untuk Santiago, Philemon Arobaya saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (30/4/2015).

KBRI juga meminta perlindungan kepada kepolisian setempat untuk mengamankan aset, para staf KBRI dan WNI yang berada di Santiago terkait aksi vandalisme tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami menunggu respon dari mereka (terkait nota diplomatik). Kami minta kepada mereka, tidak hanya di KBRI, di kediaman dubes dan seluruh staf KBRI, keluarga dan WN Indonesia. Kami juga minta personel KBRI dan WNI waspada dan hati-hati," jelasnya.

Peristiwa vandalisme itu sudah terjadi sebanyak tiga kali. Peristiwa pertama terjadi pada 4 Maret 2015. Peristiwa kedua terjadi pada 28 April 2015 sekitar pukul 17.07 waktu setempat. Para pelaku mencorat-coret pagar KBRI sepanjang 50 meter tersebut.

Para pelaku vandalisme tersebut menulis Asesinos (pembunuh), ​Pais de asesinos (negara orang-orang pembunuh) dan murderers (pembunuh).

Peristiwa ketiga terjadi pada 29 April 2015 sekitar pukul 23.17 waktu setempat. Mereka menulis Indonesia ejecuta seres humanos (Indonesia mengeksekusi manusia) dan Indonesia mata (Indonesia membunuh).

(mpr/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini