Pantauan di rumah Novel, Jumat (1/5/2015) pukul 09.40 WIB, di Kelapa Gading, Jakarta Utara, tidak terlihat aktivitas yang terlihat. Ada Avanza putih dan motor terparkir di garasi. Tak ada polisi atau petugas keamanan yang berjaga-jaga.
detikcom mencoba menemui penghuni rumah, setelah mengucapkan salam seorang perempuan yang merupakan asisten rumah tangga Novel keluar dari balik pintu. Dia mengatakan di rumah hanya ada istri dan anak Novel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya soal penangkapan malam tadi, dia juga tak mau berkomentar. "Saya nggak tahu, Mas," katanya singkat sambil masuk kembali ke dalam rumah.
Ditemui terpisah, anak dari Pak RT setempat, Mega, mengatakan tidak terlalu tahu soal penangkapan. Namun tadi malam memang banyak media yang berkerumun di rumah Novel.
"Tadi malam ramai media di depan rumah Pak Novel," kata Mega yang ayahnya sedang pergi.
Novel ditangkap tengah malam tadi di rumahnya di Kelapa Gading. Penangkapan itu terkait kasus lama yang dituduhkan kepadanya yakni kasus penganiayaan pencuri sarang burung walet di Bengkulu tahun 2004 lalu saat dia menjadi kasatreskrim Polres Bengkulu. Kasus ini mencuat kembali ketika Polri berseteru dengan KPK pada 2012. Sempat dihentikan penyidikannya atas 'perintah' Presiden SBY, kasus ini kembali hidup di era Presiden Jokowi. Polri berdalih, pihaknya harus mengusut kasus Novel karena tahun depan kasus itu sudah kedaluwarsa.
(slm/nrl)











































