"Kita duga ini berkaitan dengan eksekusi para terpidana mati kasus narkoba beberapa waktu lalu," ujar Dubes RI untuk Santiago, Philemon Arobaya saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (30/4/2015).
Peristiwa itu terjadi pada 29 April 2015 sekitar pukul 23.17 waktu setempat. Aksi tersebut terekam oleh kamera CCTV milik KBRI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Coretan itu ditulis dengan cat semprot dalam bahasa Spanyol Indonesia ejecuta seres humanos (Indonesia mengeksekusi manusia) dan Indonesia mata (Indonesia membunuh).
KBRI sudah melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian setempat. Polisi setempat kemudian melakukan pengamanan di sekitar kantor KBRI Santiago.
"Kami mengetahui ini sekitar pukul 01.00 malam, kami hubungi pihak kepolisian yang ditugaskan untuk keamanan diplomatik. Lalu mereka mengambil data," tuturnya.
(mpr/fiq)










































